Ya, mungkin kita semua sudah pernah melihat pelangi. Pelangi muncul saat adanya air yang terkena sinar matahari sehingga menimbulkan pembiasan, definisinya semoga benar. seperti yang sama-sama kita ketahui, pelangi memiliki berbagai warna mulai dari merah hingga biru, mulai dari energi terendah hingga terbesar, mulai dari panjang gelombang terpanjang hingga panjang gelombang terpendek. Jika kita melihat pelangi memiliki perbedaan, tetapi memiliki dua ujung yang menyatu. Jika kita pikirkan dan analogikan di kehidupan.
Kamis, 25 Agustus 2016
Sabtu, 27 Desember 2014
Geliat Islam
Mungkin
dengan banyak berkembangnya berita mengenai agama saya, yaitu islam membuat saya ingin menulis banyak
hal mengenai agama saya ini. Banyak fakta bawha agama yang saya anut ini
membawa kedamaian dari berbagai lini. Mulai dari kehidupan, politik dan
pendidikan (sains). Mungkin banyak orang yang tidak menyangka bahwa agama saya
ini terus berkembang muai dari jumlah pemeluk, kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
Minggu, 30 November 2014
Antara Waktu dan Penyesalan
Senin, 24 November 2014
Ego Lawan Obyektivitas
Sumber: http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2012/01/1326620686831946029.jpg
Dalam kehidupan
sehari hari, politik tidak pernah terlepas dari kehidupan sehari hari. Sekarang
yang sudah menjadi mahasiswa pun dalam dinamika kampus erat kaitannya ddengan
politik, walapun mahasiswa sangat menolak yang namanya politik di lingkungan
kampus. Banyak contoh yang sangat sering dapat lihat apabila pergantian ketua
organisasi sudah di dean mata, baik itu organisasi tingkat jurusan hingga
universitas. Terlepas dari obyektivitas masing masing orang yang mau diduking,
akan tetapi ego untuk mendukung salah satu orang tidak terlepas dari masing
masig individu. Malah terkadang saking fanatiknya obyektivitas terkalahkan oleh
egonya.
Senin, 14 November 2011
Teknologi Pencatat Waktu di SEA GAMES 2011
Sabtu, 30 Januari 2010
YANG MUDA BERGERAK
Mungkin saat 28 januari lalu menjadi catatan yang cukup kelam bagi perpolitikan Indonesia mengenai PDnya para jajaran menteri tantang program 100 harinya, tetapi apa boleh di kata masyarakat marah denagn hal itu karena terlalu yakin bahwa seratus harinya berhasil. Mungkin masyarakat marah karena tidak jelasnya arah tujuan negara ini atau kondisi politiok yang memanas sehingga memaksa masyarakat dan para mahasiswa untuk angkat bicara.
Langganan:
Postingan (Atom)
